PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KOMPETENSI TEKS ANEKDOT BERTEMAKAN KONFLIK SOSIAL DI KALANGAN REMAJA

DOI: https://doi.org/10.31800/jtp.kw.v4n2.p81--94

M. Miftah(1*), Kartika Candra Dewi(2)
(1) Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan
(2) MAN 2 Demak
(*) Corresponding Author


This article has been read: 260 times



Abstract


Learning device has an important role in the learning process for teachers as well as learners, but there are some teachers haven’t optimized the learning device. The purposes of its study are : to determine the needs of the learning device according to teachers and learners; to describe the characteristics of a learning tool; to develop a prototype device which is suitable with the learners need, and to measure the effectiveness of the learning device. The research method used is a research and development method. The results of the study include: the needs of the learning device anecdotal text competence; the characteristics of the learning device anecdotal text competence; a feasibility study based on each device (syllabus, lesson plans, teaching materials and worksheets); the effectiveness of the learning device in producing anecdotes text is shown based on this information; learning without using the learning device obtaining the value of 25 (62.5%), learning with an effective value category and increased by 38 (94.5%) categorized as very effective when learning to use the device.

 

Abstrak

Perangkat pembelajaran memiliki peran penting dalam proses pembelajaran namun masih banyak guru belummengoptimalkannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk: mengetahui kebutuhan perangkat pembelajaran menurut guru dan peserta didik; menjelaskan karakteristik perangkat pembelajaran; mengembangkan prototipa perangkat pembelajaran yang layak untuk peserta didik; dan menguji keefektifan perangkat pembelajaran. Metode penelitian menggunakan penelitian dan pengembangan (reasearch and development). Hasil penelitian berupa: kebutuhan perangkat pembelajaran kompetensi teks anekdot; karakteristik perangkat pembelajaran kompetensi teks anekdot; kelayakan perangkat pembelajaran berdasarkan silabus, RPP materi pembelajaran, dan lembar kerja; keefektifan perangkat pembelajaran memproduksi teks anekdot ditunjukkan berdasarkan pembelajaran tanpa menggunakan perangkat pembelajaran memperoleh nilai 25 (62,5%) dengan kategori nilai efektif dan mengalami kenaikan sebesar 38 (94,5%) dengan kategori sangat efektif di saat pembelajaran menggunakan perangkat.


Keywords


Development of learning tools; text anecdotes; teeneage; pengembangan perangkat pembelajaran; teks anekdot; remaja

Full Text:

PDF

References


Amri, Sofan. 2013. Pengembangan & Model Pembelajaran dalam Kurikulum 2013. Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher.

Arikunto, Suharsimi. 2005. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Ayub Al Ansori. 2012. Penerapan Model PJBL (Project-Based Learning) dalam Upaya Meningkatkan Kreativitas Siswa Pada Konsep Pencemaran Lingkungan di MAN Babakan Ciwaringin Cirebon. Sumber Internet: http://academia.edu.com (diunduh 1 Agustus 2016).

Basiran, Maskurun, dan Kasmadi. 2013. Bahasa Indonesia untuk SMK/MAK dan SMA/ MA. Yogyakarta: LP2IP.

Cynthia Devinta, dkk. 2013. Anekdot dalam Drama. Diambil dari https://id.scribd.com/doc/227218210/Makalah-Anekdot, diakses pada tanggal 1 Agustus 2016.

de Graaff, et al. 2007. Identifying Effective L2 Pedagogy in Content and Language Integrated Learning (CLIL). Based on “An Observation Tool for Effective L2 Pedagogy in Content and Language Integrated Learning (CLIL)” by de Graaff, Koopman, Anikina and Westhoff, in The International Journal of Bilingual Education and Bilingualism. (2007), vol. 10/5, 603-624

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 2007. Permendiknas No 41 tahun 2007 Tentang Standar Proses. Jakarta: Badan Standar Nasional Pendidikan. Departemen Pendidikan Nasional. 2003.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.

Esti Ismawati. 2011. Perencanaan Pengajaran Bahasa. Surakarta: Yuma Pustaka.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2014. Materi Pelatihan Guru Implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjamin Mutu Pendidikan Kemdikbud.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2015. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Pasal 20 tentang

Standar Nasional Pendidikan. Jakarta:Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjamin Mutu Pendidikan Kemdikbud.

Kementerian Agama. 2013. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 69 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah. Jakarta: Direktorat Madrasah.

Lanqua. 2016. Content and language integrated learning (CLIL). Diakses mealui http://www.lanqua.eu/theme/content-language-integrated-learning-clil/ pada 04 Oktober 2016

Mulyasa, H. E. 2013. Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung:PT Remaja Rosdakarya.

Santi Praptiani. 2013. Pengaruh kontrol diri terhadap agresivitas remaja dalam menghadapi konflik sebaya dan pemaknaan gender. Jurnal Sains dan Praktik Psikologi, 1 (1) 1 – 13.

Maryanto, dkk. 2014. Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang Kemdikbud.

Rahman Ardiansyah. 2014. Faktor yang Mempengaruhi Proses Pembelajaran di Kelas. Diakses pada tanggal 13 September 2016 pada http://www.idsejarah.net/2014/11/faktor-yang mempengaruhi-proses.html

Soerjono Soekanto. 2012. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada (Rajawali Press).

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung:Alfabeta.

Sukmadinata. 2011. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Suparmin, Rufikasari, dan Slamet Subiyantoro. 2014. Sosiologi Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial. Surakarta: Mediatama.

Trianto. 2013. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana.

Nuraini Fatimah. 2013. Teks Anekdot Sebagai Sarana Pengembangan Kompetensi Bahasa dan Karakter Siswa. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Press.

Wachidah. 2004. Pembelajaran Teks Anekdot. Jakarta: Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama-Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional.

Wijaya. 2001. Sang Teroris Mental dan Pertanggungjawaban Proses Kreatifnya. Jakarta: Yayasan Obor.

Wilmot, W. W., & Hocker, J. L. 2001. Interpersonal Conflict. McGraw-Hill. New York

Zuhdan. 2011. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Sains Terpadu untuk Meningkatkan Kognitif, Keterampilan Proses, Kreativitas serta Menerapkan Konsep Ilmiah Peserta Didik SMP. Yogyakarta: Tesis Program Pascasarjana UNY.


Article Metrics

Abstract viewed : 181 | PDF downloaded : 79

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Jurnal Kwangsan




 

Kwangsan Indexed By

Sinta 2 (S2) Google Scholar ISJD Neliti Indonesia One SearchCrossref base-searchGarda Rujukan DigitalPKP IndexRoad # # # # # citefactor # # # # # # Zotero

Jurnal Kwangsan (e-ISSN 2622-4283 p-ISSN 2338-9184). Powered by OJS

Logo KemdikbudLIPI Ristekdikti Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan diterbitkan oleh Balai Pengembangan Media Televisi Pendidikan (BPMTV)
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Alamat Redaksi:
Jl. Mangkurejo, Ds. Kwangsan, Sedati - Sidoarjo.
Telp 0318911373 Fax. 0318911392
Email: jurnal.kwangsan@kemdikbud.go.id

 

web statistics View My Stats