MODEL MEDIA PEMBELAJARAN E-KOMIK UNTUK SMA

DOI: https://doi.org/10.31800/jtp.kw.v6n1.p43--59

Wiwik Akhirul Aeni(1*), Ade Yusupa(2)
(1) Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan
(2) 
(*) Corresponding Author


This article has been read: 865 times



Abstract


The development of learning media model becomes a necessity for improving the quality of education in Indonesia. Following the development of technology and information, new models continue to be developed, one of which is comic. This study aims to develop a model of electronic comic (e-Comic) as a medium of learning. With the ADDIE development method, it is done through needs analysis, model design, prototype development, prototype implementatio (testing) and evaluation of prototype implementation results to the field. The result is a comic electronic model in which graphic-shaped graphics are highlighted to deliver learning materials in accordance with the applicable curriculum. The material is delivered in story form so the delivery is not rigid. Implementation of field trial prorotype obtained data that the user liked the model of this e-Comic learning media and feel like learning to read comics with digital format. The conclusion of the development of e-Comic model, innovative learning media, fun, effective and efficient, so as to increase the students' attention in understanding the subject

 

Abstrak

Pengembangan model media pembelajaran menjadi kebutuhan untuk peningkatan kualitas pendidikan di Indonesai. Mengikuti perkembangan teknologi dan informasi, model-model baru terus dikembangkan dari waktu ke waktu. Komik yang dimaknai sebagai sebuah gambar kartun berteks mampu menyampaikan sebuah pesan dengan gaya yang ringan dan menyenangkan.Tujuan pembuatan model ini untuk membuat sebuah model berformat elektronik komik (E-komik) sebagai media pembelajaran menyampaikan materi pendidikan. Dengan metode pengembangan ADDIE, yang dimulai dengan kegiatan Analisis Kebutuhan, Desain/Perancangan Model, Development Prototype, Implementasi Prototype berbentuk ujicoba prototype ke user dan dilanjutkan dengan Evaluasi hasil implementasi prototype ke lapangan model Elektronik komik ini dikembangkan. Hasil dari pengembangan ini adalah sebuah model elektronik komik yang didalamnya berupa grafis berbentuk kartun ditonjolkan untuk menyampaikan materi-materi pembelajaran sesuai dengan kurikulum yang berlaku di sekolah. Materi disampaikan dalam bentuk cerita sehingga penyampaiannya tidak kaku. Implementasi ujicoba prorotype dilapangan diperoleh data bahwa user menyukai model media pembelajaran E-komik ini dan merasa belajar seperti membaca komik dengan format digital. Kesimpulan pengembangan model E-komik yang dilakukan menjadi salah satu jawaban atas kebutuhan terhadap media pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, efektif dan efisien, sehingga dapat meningkatkan perhatian siswa dalam memahani mata ajar. Untuk itu penerapannya dapat dilakukan secara bertahap pada SMA tertentu.


Keywords


Electronics Comics; Learning Media; Senior High School; Elektronik Komik; Media Pembelajaran; SMA

Full Text:

PDF

References


Anwas, Oos M. 2006. Studi Evaluatif Pemanfaatan Video Pendidikan Sekolah dalam Pembelajaran. Jurnal Teknodik Volume 10, Nomor 18. Hal. 59-74.

Anwas, Oos M. 2013. Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Implementasi Kurikulum 2013. Jurnal Teknodik; Vol 17 Nomor 1, hal.493-504. https://jurnalteknodik.kemdikbud.go.id/index.php/jurnalteknodik/article/view/62.

Arsyad, Azhar, 2014. Media Pembelajaran. Jakarta, PT RajaGrafindo Persada.

Ambaryani dan Airlanda, 2017.Pengembangan Media Komik untuk Efektifitas dan Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Materi Perubahan Lingkungan Fisik,Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE), Volume: 3, Nomor: 1, Juni 2017(online).

Aeni, 2017, Laporan Analisis Kebutuhan Model E-Komik, BPMPK, Semarang.

Hadi dan Dwijananti, 2015. Pengembangan Komik Fisika Berbasis Android sebagai Suplemen Pokok Bahasan Radioaktivitas untuk Sekolah Menengah Atas, Unnes Physics Education Journal, ISSN 2252-6935, Agustus 2015

Linggi, Agustinus, 2016. Pengembangan Komik sebagai Media Pembelajaran Teks Observasi untuk Siswa Kelas VII SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta.Skripsi(online).

Manikowati, 2017, Laporan Grand Design Model E-Komik untuk Jenjang SMA, BPMPK, Semarang

Muizaddin dan Santoso, 2016. Model Pembelajaran Core sebagai Sarana dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa, Jurnal pendidikan manajemen perkantoran Volume 1, nomor 1, Agustus 2016 halaman 235 – 243.

Perancangan Model E-Komik BPMPK, 2017

Saniyah, Atus, 2011. Kelompok Penggemar Manga Online, journal.unair.ac.id/ download-fullpaper palim3e594284282full .pdf

Tata Kelola Teknologi Informasi dan Komunikasi di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 99 Tahun 2013

Tegeh dan Kirna, 2013. Pengembangan Bahan Ajar metode Penelitian Pendidikan dengan ADDIE Model.ISSN 1829-5282

Yosupa, 2017, Laporan Ujicoba Model E-Komik BPMPK, Semarang


Article Metrics

Abstract viewed : 715 | PDF downloaded : 138

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Kwangsan




 

Kwangsan Indexed By

Sinta 2 (S2) Google Scholar ISJD Neliti Indonesia One SearchCrossref base-searchGarda Rujukan DigitalPKP IndexRoad # # # # # # # # # # # # Zotero

Jurnal Kwangsan (e-ISSN 2622-4283 p-ISSN 2338-9184). Powered by OJS

Logo KemdikbudLIPI Ristekdikti Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan diterbitkan oleh Balai Pengembangan Media Televisi Pendidikan (BPMTV)
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Alamat Redaksi:
Jl. Mangkurejo, Ds. Kwangsan, Sedati - Sidoarjo.
Telp 0318911373 Fax. 0318911392
Email: jurnal.kwangsan@kemdikbud.go.id

 

web statistics View My Stats