PERKEMBANGAN DEFINISI DAN KAWASAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN SERTA PERANNYA DALAM PEMECAHAN MASALAH PEMBELAJARAN

DOI: https://doi.org/10.31800/jtp.kw.v1n2.p72--94

Bambang Warsita(1*)
(1) Pustekkom Kemdikbud
(*) Corresponding Author


This article has been read: 4377 times



Abstract


The formulation definition of intructional technologies has undergone several changes throughout history and development of the field scope and profession of intructional technologies. The  fields of intructional technologies include the design, development, utilization, management, assessment and research processes, and also learning resources and systems. Definition and the  field of intructional technology is theoretical study. The role of intructional technologies in solving learning problems is a practical and applied  field of study. It is associated with the use of intructional technologies in facilitating human learning. Both as knowledge discipline and study program or profession, intructional technology continues to experience rapid growth.


Abstrak

Rumusan definisi teknologi pembelajaran telah mengalami beberapa kali perubahan, sejalan dengan sejarah dan perkembangan dari ruang lingkup bidang garapan dan profesi teknologi pembelajaran. Kawasan teknologi pembelajaran meliputi desain, pengembangan, pemanfaatan, pengelolaan, penilaian dan penelitian proses, sumber dan sistem untuk belajar. Definisi dan kawasan teknologi pembelajaran merupakan kajian teori. Peran teknologi pembelajaran dalam pemecahan masalah-masalah pembelajaran merupakan kajian praktis dan terapan. Artinya berkaitan dengan pemanfaatan teknologi pembelajaran dalam memfasilitasi belajar manusia. Teknologi pembelajaran baik sebagai disiplin ilmu, program studi maupun profesi terus mengalami perkembangan yang pesat.


Keywords


definisi; kawasan; belajar; pembelajaran; teknologi pembelajaran; definition; field; learning; intructional; intructional technologies

Full Text:

PDF

References


Anglin, Gary J. (1995), Instructional Technology, Past, Present, and Future, Second Edition, Englewood-Corolado. Libraries unlimited, INC,

Depdiknas, (2003), Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, Jakarta, Biro Hukum dan Organisasi Depdiknas.

Depdiknas, (2005), Rencana Strategis Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2005-2009, Jakarta

Finn, J. D. (1960). Technology and the instructional process, Audiovisual Communication Review, 8(1), 9-10.

Hackbarth, Steven, (1996), The Educational Technology Handbook, A Comprehensive Guide: Process and Product for Learning, Englewood Cliffs: Educational Technology Publications.

Kemp, J. E., & Smelline, D. C. (1994). Planning, producing and using instructional technologies (7th ed.), New York: Harper Collins.

Isjoni. (2005), Mendayagunakan Teknologi Pengajaran, Pekanbaru: Penerbit Unri Press.

Miarso, Yusu adi (2004), Menyemai Benih Teknologi Pendidikan, Jakarta: Penerbit Prenada Media.

Purwanto, dkk (2005), Jejak Langkah Perkembangan Teknologi Pendidikan di Indonesia, Jakarta: Pustekkom-Depdiknas.


Article Metrics

Abstract viewed : 3427 | PDF downloaded : 950

Copyright (c) 2013 Jurnal Kwangsan




 

Kwangsan Indexed By

Sinta 2 (S2) Google Scholar ISJD Neliti Indonesia One SearchCrossref base-searchGarda Rujukan DigitalPKP IndexRoad # # # # # citefactor # # # # # # Zotero

Jurnal Kwangsan (e-ISSN 2622-4283 p-ISSN 2338-9184). Powered by OJS

Logo KemdikbudLIPI Ristekdikti Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan diterbitkan oleh Balai Pengembangan Media Televisi Pendidikan (BPMTV)
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Alamat Redaksi:
Jl. Mangkurejo, Ds. Kwangsan, Sedati - Sidoarjo.
Telp 0318911373 Fax. 0318911392
Email: jurnal.kwangsan@kemdikbud.go.id

 

web statistics View My Stats