ANALYSIS OF GENDER DIFFERENCES IN THE MAKING OF MATHEMATICAL CROSS-STITCH ART SYMBOLS AND LEARNING OUTCOMES OF HIGH SCHOOL STUDENTS

DOI: https://doi.org/10.31800/jtp.kw.v11n1.p206--215

Nafida Hetty Marhaeni(1*), Ujang Nendra Pratama(2), Nuryadi Nuryadi(3), Dangin Dangin(4), Nanang Khuzaini(5)
(1) Universitas Mercu Buana Yogyakarta
(2) Institut Seni Indonesia Yogyakarta
(3) Universitas Mercu Buana Yogyakarta
(4) Universitas Mercu Buana Yogyakarta
(5) Universitas Mercu Buana Yogyakarta
(*) Corresponding Author

Abstract viewed : 1941 | PDF downloaded : 75

Abstract

This study aims to determine the influence of gender differences on the making of mathematical cross-stitch art symbols and students’ learning outcomes. This study is descriptive qualitative research. The study used observation, interviews, documentation, and students’ learning outcomes tests as research instrument. This research has been conducted in the crafts subject at SMA Negeri 1 Pengasih, Kulon Progo, Yogyakarta class XI. Meanwhile, the results of midterm and final exam were used for all students of class XI. This study revealed a significant difference between male and female students when completing the cross art of mathematical symbols. Female students are found to be able to complete the art within 1 month, while male students have not been able to complete the cross stitch. Furthermore, the average scores obtained during midterm and final exam between male and female students also have quite significant differences, in which female students show higher learning outcomes than male students. It is in line with the completion of the cross-stitch assignment given in the craft subject where female students have better abilities in completing the cross-stitch art.

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh perbedaan gender terhadap pembuatan seni kristik symbol matematika dan hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes hasil belajar siswa. Penelitian ini akan dilakukan pada mata pelajaran Prakarya di SMA Negeri 1 Pengasih, Kulon Progo, Yogyakarta kelas XI. Sedangkan secara kuantitatif digunakan hasil PTS dan PAS semua siswa kelas XI. Penelitian ini menghasilkan perbedaan yang cukup signifikan antara siswa laki-laki dan perempuan saat menyelesaikan seni kristik symbol matematik. Yang mana siswa perempuan mampu menyelesaikan seni tersebut dalam waktu 1 bulan, sedangkan siswa laki-laki belum mampu menyelesaikan seni kristik tersebut. Lebih lanjut, rata-rata skor yang diperoleh saat PTS dan PAS antara siswa laki-laki dan perempuan juga memiliki perbedaan yang cukup signfiikan, yang mana siswa perempuan memiliki hasil belajar yang lebih tinggi daripada siswa laki-laki. Hal tersebut selaras dengan penyelesaian tugas seni kristik yang diberikan pada mata pelajaran prakarya yang mana siswa perempuan memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menyelesaikan seni kristik tersebut.

Keywords

gender; mathematics cross-stitch art symbols; learning outcome; jenis kelamin; seni kristik symbol matematik; hasil belajar; jenis kelamin; seni kristik symbol matemati; hasil belajar
--

Full Text:

PDF ***

References

Abdullah, I.H. (2013). Berpikir kritis matematik. Delta-pi: Jurnal Matematika dan Pendidkan Matematika, 2(1), 66-75.

Akbar, P., Hamid, A., Bernard, M., & Sugandi, A.I. (2018). Analisis kemampuan pemecahan masalah dan disposisi matematik siswa kelas XI SMA Putra Juang dalam materi peluang. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 2(1), 144-153.

Amam, A. (2017). Penilaian kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP. Jurnal Teori dan Riset Matematika, 2(1), 39-46.

Ariawan, R., & Nufus, H. (2017). Hubungan kemampuan pemecahan masalah matematis dengan kemampuan komunikasi matematis siswa. Jurnal Theorems: The Original Research of Mathematics, 1(2), 82-91.

Ayubi, I.I.I., Erwanudin., & Bernard, M. (2018). Pengaruh pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan pemecahan maslaah matematis siswa SMA. Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif, 1(3), 355-360.

Cholis, H., & Yustana, P. (2015). Studi pembuatan model keramik mozaik sebagai elemen estetis dinding bernuansa lokal.

Brikolase: Jurnal Kajian Teori, Praktik, dan Wacana Seni Budaya Rupa, 7(2), 1-10.

Dewi, N., & Hamdu, G. (2020). LKS pembelajaran STEM berdaarkan kemampuan 4C dengan media lighting tamiya car. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 369-378.

Faatin, N. A. (2022). Pengembangan media digital wordwall ditinjau dari kemampuan berfikir tingkat tinggi materi operasi bilangan kelas VI. Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan, 10(2), 221-238.

Fajri, M. (2017). Kemampuan berpikir mtematis dalam konteks pembelajaran abad 21 di sekolah dasar. LEMMA: Letters of Mathematics Education, 3(2), 1- 11.

Fauziah, D.N., & Agustin, S.A. (2019). Perancangan buku tutorial sulam kristik untuk fesyen wanita bertema bunga Indonesia. Jurnal Sains dan Seni ITS, 2(2), 249-255.

Hidayat, W., & Sariningsih, R. (2018). Kemampuan pemecahan masalah matematis dan adversity quotient siswa SMP melalui pembelajaran open ended. Jurnal Nasional Pendidikan Matematika, 2(1), 109-118.

Ibrahim. (2012). Pembelajaran matematika berbasis masalah yang menghadirkan kecerdasan emosional. Infinity: Jurnal Ilmiah Program Studi Matematika STKIP Siliwangi Bandung, 1(1), 45-61.

Karim, A. (2014). Pengaruh gaya belajar dan sikap siswa pada pelajar matematika terhadap kemampuan berpikir kritis matematika. Jurnal Formatif, 4(3), 188-195.

Khoirunnisa, P.H., & Malasari, P.N. (2021). Analisis kemampuan berpikir kritis matematis siswa ditinjau dari selfconfidence. Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika, 7(1), 49-56.

Kurniawan, B. (2020). Implementasi pendidikan tekhnohumaniistik berbasis 4C dalam membentuk karakter peserta didik. Indonesian Values and Character Education Journal, 3(1), 40-46.

Marlianti, M., & Handayani, W. (2017). Klasifikasi teknik stitching sulaman sebagai surface design tekstil. ATRAT: Jurnal Seni Rupa, 5(1), 1-10.

Miles, M.B, Huberman, A.M, & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis, A Methods Sourcebook, Edition 3. USA: Sage Publication. Terjemahan Tjetjep Rohindi Rohidi, UI-Press

Nganga, L. (2019). Preservice teachers’ perceptions and preparedness to teach for global mindedness and social justice using collaboration, critical thinking, creativity and communication (4cs). Journal of Social Studies Education Research,10(4), 26-57.

Novtiar, C., & Aripin, U. (2017). Meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis dan kepercayaan diri siswa SMP melalui pendekatan open ended. Jurnal Prisma, 6(2), 119-131.
Nufriyanti, M. (2016). Model pembelajaran project based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Jurnal Formatif, 6(2),149-160.

Nugraha, A.J., Suyitno, H., & Susilaningsih, E. (2017). Kemampuan berpikir kritis ditinjau dari ketrampilan proses sains dan motivasi belajar melalui model PBL. Journal of Primary Eucation, 6(1), 35-43.

Oktapiani, N., & Hamdu, G. (2020). Desain pembelajaran STEM berdasarkan kemampuan 4C di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 7(2), 99-108.

Setiadi, H. (2016). Pelaksanaan penilaian pada kurikulum 2013. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 20(2), 166-178.

Solikha, S.N., & Fitrayati, D. (2021). Integrasi ketrampilan 4C dalam buku teks ekonomi SMA/MA. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(5), 2402-2418.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Cetakan ke-26. Bandung: Alfabeta.

Sumartini, T.S. (2016). Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui pembelajaran berbasis masalah. Jurnal Pendidikan Matematika STKIP Garut, 5(2), 148-158.

Syahbana, A. (2012). Peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP melalui pendekatan contextual teaching and learning. Educmatica: Jurnal Pendidikan Matematika, 2(1), 45-57.

Tresnawati., Hidayat, W., & Rohaeti, E.E. (2017). Kemampuan berpikir kritis matematis dan kepercayaan diri siswa SMA. Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education, 2(2), 116-122. =

Umrana., Cahyono, E., & Sudia, M. (2019). Analisis kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari gaya belajar siswa. Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika, 4(1), 67-76.

Zein, A.F.A., & Darmawati, N.O. (2021). Perancangan desain pola sulam kristik dengan tema burung endemik Indonesia. Jurnal Sains dan Seni ITS, 10(1), 31-39.

Zetriuslita., Ariawan, R., & Nufus, H. (2016). Analisis kemampuan berpikir kritis matematis mahasiswa dalam menyelesaikan soal uraian kalkulus integral berdasarkan level kemampuan mahasiswa. Infinity: Jurnal Ilmiah Program Studi Matematika STKIP Siliwangi Bandung, 5(1), 56-65.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Nafida Hetty Marhaeni, Ujang Nendra Pratama, Nuryadi, Dangin, Nanang Khuzaini

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


 

Kwangsan Indexed By

Sinta 2 (S2) Google Scholar ISJD Neliti Indonesia One SearchCrossref base-searchGarda Rujukan DigitalPKP IndexRoad # # # # # citefactor # # # # # # Zotero

Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan diterbitkan oleh Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Prov. Jawa Timur.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Alamat Redaksi:
Jl. Mangkurejo, Ds. Kwangsan, Sedati - Sidoarjo.
Telp 0318911373 Fax. 0318911392
Email: jurnal.kwangsan@kemdikbud.go.id & jurnalkwangsan@dikbud.belajar.id

 

web statistics View My Stats